Adakah ambiguitas
suprasegmental dalam wacana tulis? Mengapa? Bagaimana kemungkinan terjadinya
ambiguitas leksikal dalam komunikasi lisan?
-
Ambiguitas
suprasegmental terjadi karena intonasi dalam bertutur tidak jelas, seperti
intonasi perintah, bertanya, marah dll.
Menurut saya, ambiguitas
suprasegmental ini kerap terjadi bukan hanya dalam bahasa lisan, tetapi juga
wacana tulis, akan tetapi intonasi berwujud tulisan peringatan dengan mengubah
semua/beberapa huruf menjadi Kapital atau bahkan tanda / ikon / symbol tertentu,
seperti tanda ‘!’, ‘-_-‘, ‘:-D’ dsb
Contohnya: -
bahasa SMS seorang istri terhadap suami, ‘kamu pulangnya besok pagi aja
sekalian!!! gpp’
Meskipun
dalam bahasa tulis, contoh semacam ini dapat digolongkan kedalam